Kamis, 29 Juli 2010

Festival Seni Internasional 2010


Pagelaran akbar festival seni internasional 2010 akan segera digelar lagi tanggal 2-6Agustus 2010 di kantor saya. Event ini sudah berlangsung untuk ketiga kalinya. FSI digelar tiap 2 tahun sekali sejak tahun 2006 lalu. Tema yang diusung ditiap tahunnya berbeda. FSI kali ini temanya adalah "Kreatifitas seni untuk guru".

Yang paling saya suka kerja di sini ya kalo ada perhelatan-perhelatan seni kayak gini. Saya bisa memuaskan diri menikmati aneka macam seni yang digelar mulai dari seni kriya, seni lukis sampai seni pertunjukan. Komplit..plit..plit. Dan satu hal lagi semua perhelatan ini gratis alias gretong. Setiap orang yang pengen mengapresiasi dipersilakan hadir dan menyaksikan.
dimana tempat? Sebagian besar kegiatan dipusatkan di kantor saya yaitu Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK)Seni Budaya Yogyakarta. Nah alamatnya ada di Jl. Kaliurang Km 12,5 Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman.
Ga susah nyarinya karena baliho dan spanduk sudah terpasang di pinggir-pinggir jalan menuju lokasi. Jadi monggo.., siapa saja yang berkenan menyaksikan perhelatan seni internasional datang ke sini.

Selama festival, kita akan disuguhi berbagai macam pertunjukan budaya rakyat, pentas karya guru dari berbagai daerah serta pertunjukan internasional yang melibatkan 14 negara. Pertunjukan ini akan dilangusungkan di lapangan, auditorium dan teater arena komplek PPPPTK Seni dan Budaya.
Disamping itu juga digelar Lomba dan Pameran Produk Inovatif Kriya yang dibuka, Senin pagi tanggal 2 Agustus 2010 di Gedung Rektorat UNY, Pameran Seni Lukis dan Kriya di Galeri PPPPTK Seni dan Budaya serta Lomba Motret bekerjasama dengan harian Kedaulatan Rakyat. Rangkain FSI akan dibuka secara resmi, Senin sore tanggal 2 Agustus 2010 .

nah ini saya lampirkan jadwal acaranya, siapa tahu tertarik hadir...
Senin 2 Agustus 2010
* Gedung Rektorat UNY, Pembukaan Lomba dan Pameran Produk Inovatif Kriya yang akan dibuka secara resmi oleh Rektor UNY (08.30-10.15)
*Lapangan P4TK SB Pra Acara Kesenian Jathilan Anak (14.00-15.00)
*Upacara Pembukaan Festival Seni Internasional(15.00-17.05)

selasa, 3 Agustus 2010
*Galeri PPPTK SB & Gedung Rektorat UNY-Pameran seni lukis dan kriya (09.00-21.00)
*Lapangan P4TK SB- Sendratari- SMAN 2 Ngaglik Sleman (15.30-16.15)
*Lapangan P4TK SB- Bokinul Bokatul-SMKN 1 Wonogiri danSanggar Lenggot Sukoharjo Jateng (16.15-17.15)
*Lapangan P4TK SB-Reog Wayang-Disbudpar Bantul (18.30-19.30)
*Auditoriu P4TK SB- Nagoya Fushion Dance (Indonesia)19.30-19.40
*Auditorium P4TK SB -Seni pertunjukan karya guru SD SDN Canditunggal,Kalitengah, Lamongan,Jawa Timur (19.40-20.10)
*Teater Arena Gitar Klasik Sebastian (Argentina)(20.10-20.25)
*Teater Arena Musik Blues Mo’ong and Friends (Hongaria-Indonesia)(20.25-21.00)
*Auditorium P4TK SB - Seni pertunjukan karya guru SMP-SMPN 1 Kembangbahu,Lamongan, Jawa Timur (21.00-21.30)

abu, 4 Agustus 2010
*Galeri & Rektorat UNYPameran seni lukis (09.00-21.00)
*Studio Tari- Workshop Rene TA Lysloff & friend (09.00-18.00)
*Lapangan P4TK SB - Sendratari- SMA BOSA Yogyakarta (15.30-16.15)
*Lapangan P4TK SB - Gamelan Gaul- SMK 8 Surakarta (16.15-17.15)
*Lapangan P4TK SB - Jathilan- Kandang Sari Ngaglik (18.30-19.30)
*Auditorium - Pertunjukan Kolaborasi Rene TA Lysloff and Friends (USA - Indonesia)(19.30-20.000
*Teater Arena Multicultural Dance International collaboration(Gambia, Namibia,Salomon, Vanuatu)(20.00-20.20)
*Teater Arena- Tari kontemporer Anouk Wilke(Belanda )(20.20-21.00)
*Auditorium - Seni Pertunjukan karya guru SMK SB (21.00-21.45)
*Auditorium - Kolaborasi Guru Produktif (21.45-22.30)

kamis, 5 Agustus 2010
*Auditorium - Seminar Internasional (08.00-16.00)
*Galeri & Rektorat UNY - Pameran seni lukis dan kriya (09.00-21.00)
*Lapangan P4TK SB - Kesenian Rakyat Disbudpar Gunung Kidul (15.30-16.30)
*Lapangan P4TK SB - Seni Tari dan Karawitan Bali -Sanggar Saraswati (16.30-17.30)
*Auditorium -Seni Tari dan Musik Srinakharin-wirot University (Thailand)(19.30-20.00)
*Auditorium- Malam penghargaan Teachers Award Closing Ceremony (20.00-21.00)
*Auditorium - Seni Pertunjukan Kolaborasi PPPPTK Seni dan Budaya 921.00-21.30)

jumat, 6 agustus 2010
*Galeri & Gedung Rektorat UNY - Pameran seni lukis dan kriya (09.00-21.00)
*Lapangan P4TK SB - Pakeliran Ringkas Ki Ambyah (19.30-22.00)
*Lapangan P4TK SB - Wayang Kulit Purwa Ki Sigit (22.00 -selesai)

Rabu, 28 Juli 2010

happy day


ah, ternyata benar sesudah kesulitan datang kemudahan. Allah dah menjamin itu..
nah sekarang saya merasakan kemudahan itu. Setelah hampir 2 minggu saya tanpa asisten sekarang ikhsan dapat mba yang baru. Namanya mba Walmi.
Sempat deg-degan juga, apa ikhsan langsung mau ya? pake acara jaim-jaim ga ya? Ternyata ketakutan saya sama sekali tidak terbukti. Ikhsan dengan gampang langsung mau diajak maen sama mba yang baru.
Alhamdulillah ga pake acara nangis-nangis, kok ya langsung aja mau maen di hari pertama si mba datang.

Kayaknya kami juga cocok sama si mba yang baru ini. Kesan petama adalah sopan dan pemalu. Yup semoga bisa awet dan krasan di tempat kami ya mba walmi..

jalan-jalan ke alun-alun kidul
hari minggu kemarin saya mengajak ikhsan melewatkan sore hari di alun-alun kidul kraton yogyakarta atau lebih terkenal dengan sebutan alkid. Sebenarnya kami sudah pernah maen ke sini beberapa waktu yang lalu tapi pas malem hari. Nah kemaren pengen nyoba kalau sore hari.

Alun-alun kidul ini terletak di sebelah selatan kraton Yogyakarta. Luasnya tidak seluas alun-alun utara yang berada di ujung jalan malioboro itu. Di alun-alun kidul sekarang sangat ramai. Makanan khas yang disediakan para penjual di sana adalah wedang ronde-ini minuman jahe, hangat deh-, ada juga jagung bakar, roti bakar dan aneka makanan lainnya.
Selain itu ada juga yang menyewakan tutup mata untuk permainan masangin yaitu memasuki diantara dua pohon beringin yang berada di tengah-tengah alun-alun dengan mata tertutup. Kebanyakan sih pada ga berhasil hehe..

ada juga yang menyewakan sepeda tandem tiga,becak mini dan kereta mini. kalau naek sepeda tandem 3 kita dah pernah nyoba makanya kemaren kita nyoba naek becak mini. Ikhsan dah girang banget begitu tahu mau diajak naek becak mini. Akhirnya jadilah kita menyewa becak mini seharga 15 ribu untuk empat kali muter alkid.
Mas jadi "tukang becaknya", saya dan ikhsan jadi penumpang. Wih.., asyiknya naek becak keliling alkid yang dibuai angin yang sepoi-sepoi..




Kamis, 15 Juli 2010

jadi supermom (jilid 2)

Ah, masalah klasik yang saya hadapi berulang lagi. Apa lagi kalau bukan urusan asisten di rumah. Ya, minggu ini asisten saya resmi mengundurkan diri. Dan saya harus cari gantinya lagi. Ga gampang cari yang cocok sama kami (saya-ikhsan dan mas). Kejadian yang hampir sama pernah terjadi bulan juli 2009 lalu.
Wah saya harus jadi supermom beneran. Apa-apa kudu dilakukan sendiri. Ditambah sekarang mas lagi tugas di Jakarta. Komplit sudah...

tapi saya tetep bersyukur dan rada lega karena eyang (bapak saya) masih kuat dan bersedia bantu momong ikhsan selagi saya ngantor. makasih ya eyang...
wuih kalau ndak ada eyang, ga tau deh saya mesti gimana.
untung juga ikhsan ga begitu klayu sama si mba-nya. Cuma sesekali nanya trus lupa lagi.

memang rada repot jadi perempuan bekerja seperti saya kalau ketemu masalah klasik ini. Ya, rata-rata semua teman pernah mengalami acara gonta ganti asisten di rumah. tapi roda kehidupan tetap berputar dan saya pun mencoba menjalani kehidupan saya semampunya dengan harapan semoga cepet dapat mba buat momong ikhsan.

Selasa, 06 Juli 2010

ibu bekerja vs guilty feeling

Bagi para mom yang bekerja di luar rumah pasti pernah merasakan gulty feeling karena jumlah waktu yang sedikit untuk anak dan keluarga di rumah. Saya sangat merasakan ini. Bukanlah hal yang mudah mengatur waktu untuk anak dan kantor. Urusan anak nomor 1 tapi urusan kantor juga tidak kalah penting. Pilihan untuk bekerja di luar rumah memang membawa konsekuensi dan masalah.
Yang pertama waktu untuk bertemu dan mengasuh anak lebih sempit karena di pagi hingga sore hari ibu bekerja di kantor. Naluri seorang ibu adalah merawat dan mengasuh anaknya secara langsung tapi hal ini jelas tidak dapat dilakukan 100 persen jika ibu bekerja di kantoran. Otomatis tanggung jawab ini akan terbagi dengan pengasuh di rumah. Nah masalah klasik selanjutnya adalah urusan pengasuh atau asisten di rumah ini. Susah deh dapet asisten yang cocok segalanya dengan kita. Ada aja yang ga pas. Pertimbangan pilih asisten kudu bener-bener cermat. Saya sempat gonta ganti asisten ampe 3 kali. Yang paling singkat cuma 12 jam di rumah. Jam 3 sore datang eh besok subuhnya dah ngilang alias pergi ga pamit. Weks ga enak banget perasaan saya saat itu. Tapi saya bersyukur tuh asisten ga jadi ngasuh ikhsan karena berarti dia ga punya itikad baek to? Lha wong pergi ga pamit kayak gitu.

Urusan asisten bagi saya kayak jadi masalah yang rada penting karena hampir seharian mereka yang mengasuh anak di rumah. Jadi harus bener-bener dipilih yang baek dan bisa momong anak kecil.
Saya sendiri harus berangkat jam 8 pagi dan sampai rumah paling cepat jam 16.30. Sebelum berangkat ke kantor saya berusaha sudah menyiapkan makanan untuk ikhsan sehari itu dan urusan rumah dah selesai semua. Jadi asisten tinggal nemenin ikhsan maen aja dan tidak disambi-sambi dengan pekerjaan rumah tangga lain. Tapi perasaan bersalah ninggalin ikhsan seharian yang kadang harus menangis bombay ketika melihat saya berangkat ngantor tetap aja ada di hati. Yah, saya juga menyadari wong secara kenyataan waktu saya banyak tersita dikantor.
Pernah terbersit pikiran di kepala untuk resign dan jadi FTM ajah. Tapi menurut mas itu bukan solusi karena masalah waktu dan guilty feeling saya bisa disiasati.
Kemudian setelah saya pikir-pikir bener juga apa kata mas, bahwa semua bisa disiasati. Perempuan tetap bisa bekerja dan mengurus keluarga. Mas sih cuma bilang, ”ikhsan dan keluarga tetep yang pertama lho jeng.”
Yup, saya juga sependapat dengan mas alias saya ga akan terlalu ngoyo bekerja di kantor. Sekedarnya saja karena keluarga tetap nomor satu dan tanggung jawab utama menafkahi keluarga ádalah tugas para ayah. (tos ya mas?hehe).

Saya berusaha memanfaatkan waktu selepas bekerja untuk menemani ikhsan dan mengajari berbagai hal. Alhamdulillah ikhsan selalu lebih lengket dengan saya dibanding dengan asisten. Walaupun kadang lebih manja juga ke saya daripada ke bapaknya. Yah ngaku aja, kalau saya kadang masih manja-manjain ikhsan biar ni anak seneng. (nebus rasa bersalah hehe, tapi ga sering kok)

Pernah baca artikel di tabloid nova tentang masalah ibu bekerja bahwa dalam beberapa hal keputusan ibu bekerja di luar rumah jelas-jelas membantu anak-anak mereka karena penghasilan mereka digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak.
Pengasuhan dan pendidikan anak dapat dilakukan secara bergantian dengan ayah atau orang lain yang bisa dipercaya dapat mengisi ketidakhadiran ibu. Meskipun mengatur kelancaran pekerjaan dan urusan di rumah tidaklah mudah, tapi para ibu yang bekerja patut berbangga karena mereka ikut menafkahi keluarga, memiliki prestasi dan selalu bersinggungan dengan isu-isu intelektual yang mengasah mereka.
Menjalani peran sebagai ibu bekerja dan ibu rumah tangga secara bersama-sama memang tidak mudah. Semua ada tantangannya. Ibu bekerja harus pandai mengatur dan membagi waktunya antara rumah dan kantor. Selain itu juga harus bisa mengatasi rasa lelah ketika harus melayani kebutuhan si kecil di rumah di saat badan membutuhkan istirahat.

Soal hasil, apakah anak-anak yang ibunya bekerja di luar atau ibunya di rumah menjadi lebih baik atau tidak, tergantung kualitas hubungan ibu dan anak itu sendiri. Kualitas ini tidak ditentukan oleh apakah ibu seharian berada di rumah atau tidak, sebab yang menentukan adalah pola asuh orang tua.

So, jangan terlalu merasa bersalah ketika harus meninggal anak seharian untuk ngantor. Perbaiki kualitas hubungan kita dengan anak. InsyaAllah, anak-anak kita jadi anak yang ok dan jempolan...

Rabu, 30 Juni 2010

genap 3 taon



Tanggal 30 juni ini, ikhsan genap berusia 3 tahun. Kebetulan di rumah eyang ada mama rahma (kakak saya) dan naufal (anak dari mba ratna) lagi liburan di djogja. Tadi malam kami semua berkumpul dan berdoa untuk ikhsan. Semoga ikhsan diberi kesehatan, keselamatan, jadi anak yang soleh, pintar dan berbakti pada orang tua.
Dan setelah doa kami panjatkan, kemudian ikhsan meniup lilin ulang tahunnya. Heboh dan seru...

saya cuma pesen kue ultah yang kecil aja biar langsung habis. Ikhsan dan naufal dah keburu pengen makan kuenya ajah hehe. Oya, di ultah yang ketiga ini ikhsan dapat banyak kado dari saya dan mas, eyang, mama rahma, mas naufal dan tidak ketinggalan asisten saya di rumah-mba wahyu juga ikutan kasih kado.



senengnya ikhsan dapat kado banyak.. Walau cuma dirayain di rumah tapi tetep dapat kado banyak ya nang? hehe..

Kamis, 24 Juni 2010

come back home

Wah judulnya rada gaya ya? Tapi memang kami pulang ke rumah sendiri di Ngaglik karena selama 6 bulan terakhir ini kami tinggal di rumah eyang di condongcatur. Tepatnya sejak bulan januari 2010. Ternyata lama juga kami meninggalkan rumah Ngaglik sejak kami mulai tinggal disini akhir tahun 2007 lalu.
Tetangga yang melihat kami datang hari senin kemarin berkomentar pangling- heran lihat ikhsan yang sudah bertambah besar. Ya iyalah dah 3 tahun sih hehe..

Sejak bulan januari memang saya memutuskan untuk tinggal di condongcatur menemani eyang. Karena sejak eyang putri meninggal tahun 2000 lalu, eyang hanya tinggal seorang diri di rumah. Beliau tidak berkenan tinggal bersama anak-anaknya. Nah kebetulan di awal januari saya nginep di condongcatur dan tidak dinyana di malam harinya jam 12 malem eyang nggliyer dan terjatuh di kamar mandi. Dan parahnya saya ga mendengar suara gedebug itu. Eyang pun dengan sempoyongan bangun sendiri dan berjalan menuju kamar. Baru jam 4 pagi eyang membangunkan saya, kayaknya saking kerasa badannya sakit . Saya kaget banget dan untungnya si mas lagi ga dinas luar kota jadi bisa langsung nganter eyang ke UGD RS. Sampai disana eyang diperiksa. Tekanan darah 170/100 mm, dan bengkak di kaki sebelah kiri. Kata dokter mungkin sewaktu jatuh, tekanan darah eyang lebih tinggi dari itu. Karena kondisinya tidak terlalu parah, eyang diperbolehkan rawat jalan. Huff... lega rasanya
Karena alasan itu, akhirnya kami sepakat untuk merawat eyang di rumah condongcatur. Jadi kami tinggal di rumah eyang dan rumah Ngaglik suwung-kosong.

Di bulan Maret sebenarnya kondisi eyang udah ok banget. Tekanan darah normal dan bengkak di kaki sudah kempes. Tapi saya-nya yang malahan ga tega ninggalin eyang sendirian di rumah condongcatur. Mas sih setuju-setuju ajah kita tinggal di rumah eyang wong jarak ke kantornya cuma 2 km aja. Lha kalau jarak ke kantor saya hampir 9an km. Sedang kalau dari rumah Ngaglik jarak ke kantor saya cuma 2 km. Pokoknya kebalikan deh.

Tapi pertengahan bulan juni ini kami memutuskan balik ke rumah Ngaglik. Ceritanya asisten saya yang di rumah tanggal 22-25 juni ini akan ujian nasinal paket C. Kebetulan sejak ikut saya 2,5 tahun lalu, si mba wahyu ini saya ikutkan paket C (setara SMA) di Pusat Kegiatan Masyarakat (PKBM) deket rumah eyang yang menyelenggarakan paket C. Nah ujiannya dilaksanakan di Ponpes Sunan Pandanaran yang deket dengan rumah kita di Ngaglik. Ujiannya siang hari,jadi saya harus mikir siapa yang bakal jaga ikhsan di rumah pas saya ngantor dan si mba wahyu ini ujian.
Akhirnya kami memutuskan balik ke rumah Ngaglik dengan pertimbangan:
-jarak tempat ujian lebih dekat dengan rumah Ngaglik & kantor saya. Jadi saya bisa anter jemput si mbak wahyu di sela-sela jam kantor
-si mas lagi dapet tugas ke bandung jadi ga bisa bagi-bagi tugas anter jemput si mbak wahyu
-eyang bersedia momong-njagain ikhsan selagi si mba wahyu ujian (walau di sore harinya eyang tetep ajah pulang ke condongcatur. Tetep ga mau nginep hiks..hiks..)

dan selama seminggu ini kami bakalan tinggal di rumah Ngaglik. Duh senengnya... ikhsan juga seneng banget karena setiap pagi bisa jalan-jalan ke sawah deket rumah. Rutinitas yang dulu selalu kami lakukan ketika tinggal di rumah Ngaglik. Sejuk, segar dan adem melihat hijaunya sawah yang membentang...

Rabu, 09 Juni 2010

ibu, aku ga mau ijo-ijo....

kata-kata itu yang selalu meluncur dari mulut ikhsan ketika mendapati menu makanannya ada sayuran. Akhir-akhir ini memang ikhsan agak susye banget makan sayuran. Setiap dia merasakan ada sayuran masuk ke mulutnya, nasinya langsung dilepeh.

sempat bingung juga, kenapa ya kebanyakan anak balita ga suka sayuran? padahal sejak ikhsan makan MPASI selalu saya perkenalkan sayuran. Di setiap menunya selalu ada sayuran. Tapi akhir-akhir ini ikhsan sering menolaknya. Di suapan-suapan awal biasanya ikhsan masih mau mengunyah dan menelan nasi plus sayurannya tapi selanjutnya dilepeh dan bilang,"ibu, aku ga mau ijo-ijo...."

rayuan maut saya pun kadang ga mempan untuk membujuk ikhsan meneruskan makan sayurannya. Kalau saya punya waktu dan mood, biasanya saya bikin cookies buat cemilan ikhsan yang saya isi sayuran. Nah sekarang-sekarang ini keknya si waktu dan mood saya ini kadang ga mau singgah di hati jadinya ya ga ada variasi makanan atau cemilan buat ikhsan. Maaf ya nang...

di awal-awal MPASI ikhsan, saya mulai memperkenalkan sayuran yang saya campur pada buburnya. Kemudian ketika ikhsan mulai makan nasi, sayurannya saya iris-iris tipis dan kecil seperti wortel, kentang dan bayam. Saya bikin sayur berkuah, atau saya campur dengan dadar telur atau perkedel. Nah di usia 1 taon dan 2 taonan, sayuran masih agak mudah masuk ke mulut ikhsan.
Sekarang ketika usia ikhsan hampir menginjak 3 taon, semakin susah saja sayuran bisa masuk. Walaupun saya sudah mencoba megiris sayuran tipis-tipis dan tidak memperlihatkan sayuran itu pada ikhsan serta langsung menyuapkannya tapi kadang ikhsan tetep melepeh sayuran itu.
dugaan saya sih, mungkin karena sekarang ikhsan sudah banyak mengenal aneka macam makanan dengan aneka rasa yang "lebih enak" ketimbang dulu ketika dia usia 1-2 taon, sehingga ketika merasakan sayuran yang langu atau tak ada rasanya dia menolak.

browsing di beberapa artikel tentang tips2 untuk anak yang ga doyan sayuran yang berhasil saya rangkum, bahwa:
- pengenalan sayuran harus dilakukan sejak balita karena jika anak sudah semakin besar mereka bisa menolak bahkan membuangnya.
- Pengenalan 1 jenis sayuran atau makanan bisa sampai 15 kali baru si anak mau. (weh.. lama banget ya?).
- Variasi sayuran juga harus dilakukan supaya anak tidak bosan.
- Mulai memberikan sayur perkenalan, seperti wortel yang diiris kecil-kecil
dan tipis atau kentang dipotong kecil-kecil lalu dicampur bakso daging/udang
atau sosis atau imasak dalam bentuk kecil dan halus. Bisa dibuat dengan
kuah/sop, bisa juga ditumis dengan margarin (bisa ditambah tahu/tempe iris).
Biasakan menu sayuran ini ada dalam menu makanan sehari-hari, karena wortel
dan kentang rasanya manis dan gurih, dan anak kecil biasanya suka.
kemudian,
- Sayuran seperti sawi putih bisa ditumis atau diberikan kuah santan. Agar
selalu diingat, sayuran sebaiknya diiris kecil dan halus (seperti mainan
sayur-sayuran) dan jangan dimasak terlalu matang. Atau tumislah kol/kembang
kol ditambah baso/sosis atau telur burung puyuh (apa saja makanan selainan
sayuran dapat ditambahkan, asalkan disukai anak).
- Jika anak sudah mulai suka sayuran iris, mulailah memberikan sayuran yang
hijau-hijau, karena biasanya sayuran hijau lebih pahit/langu buat anak
kecil. Sayuran itu bisa sayur bayam (yang dimasak bening atau tumis dengan
jagung manis), sayur daun singkong yang bisa ditumbuk atau diparut agak
halus dan ditumis/dimasak dengan santan, sayur kangkung yang diiris halus
dan ditumis dengan kecap manis ditambah daging cincang, dsb.
- Pada awalnya, biasanya saat melihat sayuran, anak-anak sudah emoh memakannya. Berikan sayuran di tengah-tengah makannya dan jangan langsung ditunjukkan kepada
anak. Sisipkan diantara suapan nasi dan lauknya.

yah, walaupun ikhsan sering melepeh sayuran, tapi saya tiap hari tetep memasakkan sayur buat ikhsan. Biar hanya sedikit ikhsan tetep harus makan sayuran, biar terbiasa. Saya juga ga bakal bosen masakin sayur buat ikhsan walo banyak yang terbuang. Dalam hati, saya tetap berkeyakinan kalau suatu saat saya pasti berhasil mengajak ikhsan senang makan sayuran dan makanan sehat non MSG...
semoga berhasil...