Senin, 2009 Juni 29

genap 2 tahun ikhsan



hari ini 30 juni 2009
genap 2 tahun sudah engkau mengisi kebahagian hari-hari kami
dengan gelak tawa, tangisan juga rengekan

saat engkau membuka mata pertama kalinya
kami ingin kami-lah orang pertama yang engkau lihat
karena 9 bulan engkau kami tunggu dengan penuh harap
9 bulan engkau meringkuk di rahim ibu
mendengar detak jantung dan irama nafas ibu
merasakan belaian sayang dari kami -ibu & bapak-

sunggguh kami tersungkur dalam kebahagian ketika akhirnya engkau lahir
tak henti kami berucap syukur melihat engkau
seorang bayi kecil, mungil yang sehat dan menyenangkan
kulitmu yang bersih, badanmu yang gemuk dan matamu yang besar
sungguh menyenangkan hati kami
dan mengingatkan kami untuk terus bersyukur
telah diberi amanah yang sangat besar

hari berlalu begitu cepat
tak terasa kami telah menimang, membelai dan menggendong engkau
kini engkau bukan bayi lagi
engkau telah tumbuh menjadi seorang anak
yang mulai dipenuhi dengan ego dan keinginan

2 tahun, engkau melewati hari-harimu
2 tahun, engkau mulai belajar untuk mengerti, memberi dan meminta...
2 tahun, kami belajar menjadi orang tua
2 tahun, kami berdoa semoga kami diberi kemampuan untuk mendidik engkau menjadi anak yang sholeh
2 tahun, kami berdoa semoga engkau menjadi anak harapan kami, soleh, sehat, cerdas dan bermanfaat bagi umat

selamat ulang tahun nak...
doa kami menyertaimu

bapak & ibu

Senin, 2009 Juni 22

batik & membatik

minggu ini ada satu kegiatan yang saya seneng banget melakoninya. Kebetulan sekali pengurus darmawanita tempat saya menyelenggarakan kursus membatik. Wah, kalo kata batik sudah familiar di telinga, tapi kalau membatik sendiri? belom terbayang di kepala, apa ya bisa? karena megang canting buat batik saja, saya belum pernah. Baju batik saya juga seneng memakainya. Jadi ini kesempatan yang langka batin saya. Akhirnya dengan pede saya ikutan daftar. Berhubung ni kegiatan panitianya darmawanita, jadi biayanya disubsidi 50%. Total saya cuma bayar 75 ribu aja dan bakalan dapet handout materi, seperangkat canting untuk membatik, celemek & kain katun primisima sepanjang 2,5 meter. Plus makan siang ding..lumayan banget.

kegiatan ini diikuti kuranglebih 9 orang ibu-ibu yang sama sekali belum pernah membatik. Jadi instrukturnya memberi materi benar-benar dari dasar. Alat-alat apa saja yang dipakai dalam membatik,kemudian motif-motif batik juga jenis-jenis & cara pewarnaan batik. Ternyata rumit & njlimet. Untuk cantingnya ajah ada 3 macem. Canting klowong, canting cecek 1 dan canting cecek 2.
Awalnya kita harus menentukan motif. Setelah ketemu motifnya lalu kita gambar pake pensil pada kain katun. Proses ini bagi saya makan waktu 1 hari. Karena terus terang saya ga bisa gambar dan musti "ngeblat" motif yang sudah ada. Wong gambar di buku gambar aja ga bagus apalagi disuruh gambar di kain sepanjang 2,5 meter, jadi maklum kalo jadinya ga rapi hehe. Karena saya pilih motif yang kecil-kecil terang aja proses gambar di kain ini butuh waktu lama.

hari berikutnya saya memulai menutupi motif yang saya gambar pada kain dengan malam(lilin) yang dipanaskan pake wajan dan kompor kecil. Ini proses yang paling susah menurut saya. Habis setiap kali malam saya ambil pake canting selalu saja menetes pada kain. Dan saat menggoreskan malam pada motif harus benar-benar hati-hati supaya malam tidak "mleber". Trus malam yang digoreskan pada motif harus tembus sampai belakang kain supaya besok kalau diwarna bisa tertutup sempurna.

proses memberi malam pada kain butuh waktu lama. Sudah 3 hari saya mencanting malam pada kain belum juga kelar. Ga tau dewh kapan kelarnya hehe.. Untungnya instrukturnya baek banget, kita diberi kebebasan kapan mau nyelesain kain kita. Mau seminggu, atau sebulan boleh aja. Mereka tetep membimbing dan bantu. Baek kan?
nah kalau saya mungkin butuh waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikan karya saya. Maklum dewh wong masih amatir banget. semoga aja semangat dan kesabaran membatik saya ga kendor jadi bisa cepet kelar hehe...

Kamis, 2009 Juni 04

jalan-jalan ke solo

Beberapa waktu yang lalu, saya dan ikhsan menyusul mas yang lagi tugas di solo. Berhubung workshop-nya mas deket, jadi kita putusin untuk menyambangi mas di hotel the sunan solo aja biar ga terlalu lama kangennya hihi. Sekalian juga nengokin mba ratna juga naufal dan hayyun. 3 hari di solo, saya habiskan buat jalan-jalan menikmati kota solo walau ga sempat mampir ke pasar klewer yang terkenal itu. Yang paling penting anak-anak pada seneng kumpul ma sodaranya hihi.
Hari pertama di solo kegiatan saya cuma menyambangi mas di hotel sunan bareng ikhsan. Lha berhubung ikhsan masih asing dengan suasana hotel, dia jadi rada takut dan ga mau jalan sendiri. Maunya digendong hihi..
Sore harinya karena naufal memaksa buat dilihat pas latihan maen bola di klub tunas jaya mojosongo, akhirnya saya dan ikhsan nemenin naufal di lapangan. Ikhsan saking senengnya ikutan lari-lari di lapangan sambil teriak-teriak,”mas empal…mas empal.” (maksudnya sih manggil-manggil naufal hihi).
Naufal yang 6 tahun itu dah langsung berbaur dengan teman-temannya. Berhubung tuh anak paling kecil di klub itu jadi keliatan kecil banget waktu maen bola sama temen-temennya.


Hari kedua, kami diajak mba ratna buat jalan-jalan ke taman bale kambang. Di taman balekambang ini, pengunjung bisa menikmati taman yang luas banget sambil melihat rusa-rusa yang berkeliaran bebas. Pohon-pohonnya yang gede-gede bikin udaranya adem. Waktu kami kesana pengunjungnya lumayan banyak dan karena tuh taman belum resmi dibuka jadi kita cuma bayar seribu perak aja buat parkir. murah banget ya? tapi katanya taman yang dimiliki puro mangkunegaran itu ke depannya bakalan dibuka resmi untuk wisata tentunya bakal dipungut retribusi juga bagi pengunjungnya. Disana disediain meja dan kursi taman, asyik kalo buat ngobrol sama keluarga dan melihat anak-anak berlari-lari seneng sambil melihat rusa yang berkeliaran bebas. Nah kebetulan waktu itu barusan ada rusa yang melahirkan 1 anak. Wih serunya liat rusa yang kecil itu. Orang-orang jadi penasaran cari tuh rusa termasuk saya dan ikhsan. Akhirnya ketemu juga, mereka ada di pojokan taman yang banyak rumput-rumputnya. Induk rusanya jadi galak,ketika banyak pengunjung yang mencoba melihat dari dekat, mungkin itu naluri hewan untuk melindungi anaknya.
Ikhsan girang banget ketika si anak rusa menampakkan diri.
"ada rusa cilik..," teriak ikhsan.
saking senengnya, ikhsan sama naufal ngikutin rusa yang laen berkeliaran di sekitar taman. Saya seneng juga karena ikhsan ga takut megang-megang tuh rusa.
semoga sampai besok-besok taman balekambang tetep ditumbuhi pohon-pohon gede dan banyak rusa yang berkeliaran.
malam harinya kebetulan workshop-nya mas ga sampai malem jadi bisa nyamperin kita dan ngajak jalan ke gladak. disana sekarang ada wisata kuliner. Jadi sepanjang jalan di gladag(deket pasar klewer) ditutup dan dipenuhi oleh gerobag-gerobag aneka macem makanan khas solo. Ditengahnya disediakan tempat duduk buat makan. wih gerobag makanannya macem-macem ampe kita bingung mau mmilih makan apa. Berhubung kita datengnya berbanyak orang, jadi langsung pada mencar cari makanan yang cocok di perut. Ada timlo, ronde, bebek goreng, trancam sayuran, bakmi goreng, pokoknya banyak dewh. Sayangnya ga sempat njepret karena saya musti gendong ikhsan yang sudah bobo. sementara yang lainnya pada sibuk makan hehe..



hari terakhir di solo kami hanya di rumah saja karena jam 10 pagi harus balik ke djogja naek kereta pramek. Berhubung workshopnya mas belum selesai jadi ga bisa pulang bareng ke djogja. Akhirnya saya, ikhsan dan eyang pulang duluan dengan pramek. Ikhsan yang baru pertama kali naek kereta, takut setengah mati ndenger suara kereta yang kenceng banget. Maunya digendong dan ga mau duduk sendiri hihi. Perjalanan dari stasiun balapan solo ke djogja hanya makan waktu tidak kurang dari 50an menit. Lumayan cepet dan ga capek.
Liburan singkat yang menyenangkan dan tidak melelahkan....

Minggu, 2009 Mei 17

ikhsan 1 taon 10 bulan

ah, sudah lama ga cerita tentang ikhsan. Mulai dari mana ya?
selalu aja bingung mulai darimana hehe..., ikhsan belum genap 2 taon, tapi setiap kali ngeliat ikhsan yang tambah tinggi itu, saya selalu berpikir kok dah gede ya anak-ku? tinggi badan ikhsan sekarang hamper 86 cm dengan BB 11,5 kg. ga terlalu ndut juga ga terlalu kurus, kata mas sih dah ok.

sekarang ikhsan sudah mulai lancar bicara dan nyambung kalau diajak ngobrol. Selalu niru dan ngikutin hal-hal baru yang dilihat. Hobinya sekarang adalah ngomong gini,"
"bukan embuk (maksudnya ibu) tapi bapak."
"bukan eyang tapi bapak."
"bukan pesawat tapi burung,"
"bukan maem susu tapi mimik susu,"
"bukan encan (maksudnya ikhsan) tapi yahya (yang ini nama temen maennya)."
pokoknya ngomong yang pake kata "bukan" dan "tapi" walau kadang itu bukan kalimat perlawanan kayak ngomong gini, "bukan embuk (ibu) tapi embuk (ibu)," bingung kan?
sumpah lucu banget, pasti ngekek dewh kalo ndengernya.

saya juga mulai nempel gambar-gambar binatang, buah,huruf,dan angka. Niatnya biar ikhsan sekalian belajar mengenal huruf. Hasilnya sekarang ikhsan sudah bisa berhitung sendiri angka 1 sampai 11. Kalo nirukan sih dah bisa ngikutin ampe angka 20.Trus juga dah bisa mengucapkan huruf dari A sampai Z. Kalo liat bentuk hurufnya, yang paling diinget adalah huruf A, O, Q, I dan Z. Kalo disuruh nunjukin tuh huruf langsung bener. Dan kalo dia nunjuk hurufnya bener kita kasih tepok tangan, pasti ikhsan ikutan tepok tangan sambil ketawa kesenengen hehe

Kamis, 2009 April 30

bapak


setiap kali teringat bapak, hati saya selalu terenyuh.
bapak adalah satu-satunya orang tua yang tersisa buat saya setelah 9 tahun yang lalu ibu meninggalkan kami. bapak jugalah tempat saya bercengkrama berbagi cerita. karena dengan bapak saya bisa bebas bertanya, mengobrol bahkan bercanda. Ketika saya hendak melahirkan pun, bapak yang tahu pembukaan saya sudah banyak. Bapak menghitung tiap menit, dan mengatakan, " sudah tiap 15 menit sekali sakit, wes gek dibawa ke rumah sakit,"
setelah tidak ada ibu, bapak tetap tempat saya bertanya tentang ikhsan. Pertama kali saya mencoba tengkurepkan ikhsan di usia 20 hari, bapak-lah yang mengajari saya. Ketika ada apa-apa dengan ikhsan, bapak juga tempat saya berbagi karena bapak selalu menenangkan saya. Pun ketika saya harus mengurus sendiri ikhsan yang waktu itu masih 5 bulan opname di RS karena mas sedang ada di kalimantan, bapak -lah yang memberi kekuatan.

tidak terhingga rasa sayang dan terima kasih saya buat bapak. Tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk membahagiakan bapak. Saya tidak bisa setiap saat menemani bapak. Dan sungguh bapak sangat legowo ketika saya memutuskan untuk membeli rumah dan meninggalkan bapak tinggal di rumah beliau sendirian. Terkadang saya berpikir, apakah saya egois? dan sekali lagi bapak tidak mencap saya seperti itu. Bapak sangat mendukung anak-anaknya untuk mandiri. Bapak juga tidak mau merepotkan anak-anaknya,selagi bapak masih mampu melakukan sendiri, pasti akan dilakukan sendiri. Ikhlas dan sabar itulah yang terpancar dari bapak.
Bapak sudah sangat bahagia ketika menerima telpon saya setiap hari dan menanti kunjungan saya dan ikhsan beserta mas setiap minggunya.

terima kasih bapak, dan maaf jika anakmu tidak bisa berbuat yang terbaik untuk bapak..
terima kasih juga buat mas yang selalu bersedia mengantarkan rantang makanan setiap pagi buat bapak dan menyisihkan waktu sekedar menemani bapak makan siang di sela-sela kesibukan ngantor...

Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keselamatan untuk bapak, amien.

Kamis, 2009 April 16

home sweet home



ah, judulnya gaya banget ya? tapi emang seperti itu yang kami rasakan..home sweet home... Rumah bagi saya bukan sekedar tempat tinggal, tapi tempat saya me-refresh jiwa. Jadi ketika akhirnya kami -saya dan mas- bisa membeli rumah dari kocek kami sendiri rasanya puas dewh. Perburuan mencari rumah butuh waktu yang ga cepet. Di awal kami menikah, karena mas masih harus menyelesaikan kuliah di bandung, keinginan punya rumah rumah sendiri masih tertahan. Setelah mas selesai kuliah dan balik ke djogja, nah keinginan punya rumah sendiri muncul lagi. Muter-muter jogja dan nyari rumah yang cocok buat kami ternyata susah juga. Saya yang terbiasa tinggal di perumahan pengen punya rumah di kompleks perumahan, sedangkan suami yang sejak kecil tidak tinggal di perumahan ga kepikiran punya rumah di perumahan,-sumpek- alasannya. Nah, susah kan? menggabungkan keinginan kami berdua.

tapi ternyata bener kata orang jawa kalo rumah itu punya pulung, artinya kalo tuh rumah dah digariskan bakal jatuh ke tangan kita, ga bakalan lari hehe.
Waktu itu saya pengen rumah yang deket kantor supaya besok kalo punya anak bisa gampang ngasih ASI, secara waktu itu saya lagi hamil 1 bulan. Dan kebetulan sekali kok ada temen kantor yang kasih tahu kalo ada tanah kapling siap bangun deket kantor. Ga tau kenapa kok saya tertarik buat ngeliat. Langsung saja saya liat tuh tanah. Wah, hati saya langsung sreg pengen ambil tuh kapling yang tinggal 1. Jarak dari kantor cuma 1 km.Pas tuh dengan keinginan saya. Sementara itu 2 kapling sebelahnya sedang dibangun rumah.

besoknya saya ajak mas ngeliat kaplingnya, dan seperti saya, mas langsung menganggukkan kepala, "iya jeng, kita ambil tanahnya,"
cihuy... seneng dewh akhirnya nemu juga lokasi buat rumah kami. Walau cuma sepetak, tapi rasanya seneng dan bangga bisa beli rumah sendiri hehe..
Proses pembangunan rumah makan waktu hampir 4 bulan. Desain sederhana kami pilih yang memungkinkan pengembangan rumah beberapa waktu ke depan.

dua bulan setelah ikhsan lahir, kami boyongan ke rumah baru. Seru deh, abisnya seluruh saudara pada pengen ikutan nginep padahal di rumah baru itu kan belon ada apa-apa jadinya pada tidur lesehan di lantai deh..
sekarang sudah 1 tahun lebih saya tinggal di rumah sendiri. Walau rumah itu sering ditinggal karena harus sering-sering nengokin bapak saya yang tinggal sendirian, tapi rasanya kangen dan nyaman banget kalau balik ke rumah itu.
Saya dan ikhsan biasa mendengarkan mas memetik gitar di beranda belakang. Sementara di pekarangan belakang rumah, saya menanam strawbery, anggrek, ketela, bayam, lombok juga oyong. Ikhsan juga paling seneng kalo berlari-lari sambil mberantakin seluruh rumah. Tak lupa mencorat-coret seluruh tembok rumah dengan pensil warnanya. Pokoknya seru dan membahagiakan..

Oh my home sweet home dewh...

Selasa, 2009 Maret 24

"disunat" sekarang atau nanti ??


hari ini memasuki hari ketiga badan ikhsan anget. Tadi malem nyampe 38'C, saya sempat bingung juga tapi setelah minum sanmol,ikhsan bisa bobo juga. Ceritanya Hari jumat minggu kemaren ikhsan mengeluh sakit pas pipis.
"pipis tatit," ikhsan teriak ketika saya ajak pipis di kamar mandi.
"apanya dik yang sakit?" tanya saya
"titit atit," jawab ikhsan sambil megang tititnya.

saya terdiam dan berpikir, kenapa ya? biasanya ga papa tuh. Saya pegang jidat ikhsan juga ga panas. Apa anyang-anyangen ya? Kalo orang jawa bilang gitu.
Ketika mas pulang saya cerita,trus mas bilang, "besok kita bawa ke dokter."
saya mengiyakan. Besoknya hari sabtu ikhsan kami bawa ke dokter. Waktu itu badan ikhsan belum panas dan masih mau maen cuma sakit aja pas pipis. Ketika diperiksa dokter ketahuan kalau ikhsan kena infeksi saluran kemih. Lubang pada "titit" ikhsan emang kecil dan pas pipis pasti mlembung. Oleh dokter kami disarankan untuk secepatnya menyunatkan ikhsan. Wekss, kami kaget dan belum siap mental dengar penjelasan dokter. Membayangkan ikhsan yang belum ada 2 taon harus disunat di ruang operasi. wah kesian banget...

setelah mendengar penjelasan dokter, kami pulang dan memutuskan mencari second opini pada dokter anak langganan kami. Hari senin pagi badan ikhsan mulai panas. Dan hari itu juga kami mendatangi dokter akil -dokter anak langganan kami-. Keterangan yang hampir sama kami peroleh dari dokter akil. Ikhsan sebaiknya segera disunat karena nanti infeksinya akan sering terulang. Tapi dokter akil memberi penjelasan dengan cara yang melegakan kami.
"jadi silakan bapak-ibu merencanakan waktunya kapan. Sebenarnya bisa dilakukan dengan bius lokal dengan risiko yang lebih kecil dibanding bius total. Karena bagaimana pun bius total mempunyai risiko yang lebih besar. Nanti bisa dilakukan di klinik sini atau di rumah sakit. Monggo saja terserah bapak-ibu." begitu penjelasan dokter akil.
kami saling berpandangan, wah harus segera diputuskan nih untuk segera menyunat ikhsan, pikir kami.

setelah diberi obat, kami ajak ikhsan pulang. Dan sudah 3 hari ini badan ikhsan anget. Kami harus segera menyiapkan mental dan memutuskan ikhsan "disunat" sekarang atau nanti ?? Yang pasti harus secepatnya, ga tega rasanya ngeliat ikhsan mengeluh sakit ketika pipis. Mohon doa temen-temen ya...