akhir desember tahun 2013 yang lalu saya mendapat undangan pertemuan darmawanita di kantornya mas. Sebenarnya saya agak males datang karena acaranya pas hari saya ambil cuti akhir tahun. Pengennya ngruntel aja di rumah sama ikhsan-ikhfan
Tapi mas ngomporin, kalau acara darmawanita kali ini adalah demo masak bikin siomay. Akhirnya saya tergoda untuk datang karena pengen tahu cara bikin siomay, maklum kami sekeluarga adalah penggemar berat siomay hehe...
Berhubung ibu-ibu yang datang tidak banyak, jadi saya bisa ikutan masak di demo itu. Saya ikutan masukkan adonan siomay ke kulit pangsit yang kemudian dikukus. Selanjutnya siomay yang sudah matang bisa langsung disantap atau digoreng sesuai selera. Nah, siomay pas acara demo darmawanita itu dicampurin sayuran dan tanpa vetsin jadi cocok banget buat camilan anak-anak di rumah. Dan kayaknya bikinnya ga susah-susah amat...
Tertantang untuk nyoba? yap... saya tertantang ;)
Jumat, 17 Januari 2014
Selasa, 07 Januari 2014
museum trickeye 3D di XT Square yogya
Minggu kemaren kita diajak jalan-jalan bapak ke xt square. Mumpung kk ikhsan masih libur, jadi buat ngisi liburan juga. Disana kita diajak masuk trickeye museum 3D. Awalnya saya ga "ngeh" pas diajak masuk. Katanya kita bisa foto-foto dengan gaya aneh model 3D.
Tiket masuknya 25 ribu per orang. Kk ikhsan juga dah bayar tiket penuh. Dd ikhfan masih gratis. Pas sampai di sana, si dd ikhfan malahan bobo jadi ga bisa diajak foto-fotoan. Dengan membayar 50 ribu, kita bisa foto dengan gaya yang diarahkan fotografer dari pihak museum. Kita bakalan dapat 5 foto. Tapi kita diperbolehkan jepret-jepret sendiri sepuasnya.
Masuk ke museum, disana kita disuguhi foto-foto 3D ukuran besar yang dipajang di dinding. Nah, kita bisa narsis foto di depan pigura foto itu dengan hasil 3D alias kayak beneran dengan latar foto 3D yang dipajang di dinding. Foto 3D yang dipajang aneh-aneh dan lucu, jadi kita bisa nyoba berbagai gaya.
ini beberapa foto narsis kita hehe....
Tiket masuknya 25 ribu per orang. Kk ikhsan juga dah bayar tiket penuh. Dd ikhfan masih gratis. Pas sampai di sana, si dd ikhfan malahan bobo jadi ga bisa diajak foto-fotoan. Dengan membayar 50 ribu, kita bisa foto dengan gaya yang diarahkan fotografer dari pihak museum. Kita bakalan dapat 5 foto. Tapi kita diperbolehkan jepret-jepret sendiri sepuasnya.
Masuk ke museum, disana kita disuguhi foto-foto 3D ukuran besar yang dipajang di dinding. Nah, kita bisa narsis foto di depan pigura foto itu dengan hasil 3D alias kayak beneran dengan latar foto 3D yang dipajang di dinding. Foto 3D yang dipajang aneh-aneh dan lucu, jadi kita bisa nyoba berbagai gaya.
ini beberapa foto narsis kita hehe....
waa...aaaa dapat ikan guede
Jumat, 03 Januari 2014
ikhsan 6,5 tahun
lama tidak menulis tentang kk ikhsan. Ibu tulis ya kak...
Sejak masuk SD bulan juli 2013 kemarin, saya belum menulis tentang kk ikhsan. Perburuan sekolah untuk si kk memang gampang-gampang susah.Untuk masuk SD Negeri yang favorit, ada syarat umur yang tidak bisa dipenuhi kk ikhsan. Syarat umur masuk SDN adalah 7 tahun sementara kk ikhsan masih 5 tahun 10 bulan. Jadi jelas ga mungkin untuk masuk SDN favorit yang kami incer untuk kk ikhsan. Sementara kk ikhsan ketika saya tawari untuk tetap di TK B setahun lagi sudah tidak mau. Ngotot pengen masuk SD.
Kami ngincer MIN Tempel yang termasuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri terbaik di yogya. Kami nekat daftarin kk ikhsan ke sana. Setelah tes tertulis dan wawancara, kk ikhsan tidak lolos dengan alasan umurnya belum genap 7 tahun.
Akhirnya kami harus mencari alternatif sekolah lain. Beberapa SDIT dan MI swasta coba saya survei. Faktor yang menjadi pertimbangan adalah, jarak antara sekolah dan rumah yang searah dengan kantor saya dan mas supaya gampang untuk urusan ngatar jemputnya. Kalau bisa sih di seputaran jalan kaliurang.
Akhirnya pilihan kami jatuh di MI Sultan Agung yang merupakan full day school. Setelah tes tertulis dan wawancara, alhamdulillah kk ikhsan lolos dan diterima di MI Sultan Agung.
Lokasi MI Sultan Agung hanya 10an menit dari kantor mas, jadi kalau berangkat sekolah kk ikhsan bisa bareng bapakna. Di sini, kelas 1 dan 2 belajar sampai jam 1 siang. Sementara kelas 3 sampai kelas 6 belajar sampai jam setengah 4 sore. Setiap hari anak-anak wajib ikut ekstra qiroati (baca tulis Al Quran). Sholat dhuha juga dilakukan setiap hari.
Sejak masuk SD bulan juli 2013 kemarin, saya belum menulis tentang kk ikhsan. Perburuan sekolah untuk si kk memang gampang-gampang susah.Untuk masuk SD Negeri yang favorit, ada syarat umur yang tidak bisa dipenuhi kk ikhsan. Syarat umur masuk SDN adalah 7 tahun sementara kk ikhsan masih 5 tahun 10 bulan. Jadi jelas ga mungkin untuk masuk SDN favorit yang kami incer untuk kk ikhsan. Sementara kk ikhsan ketika saya tawari untuk tetap di TK B setahun lagi sudah tidak mau. Ngotot pengen masuk SD.
Kami ngincer MIN Tempel yang termasuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri terbaik di yogya. Kami nekat daftarin kk ikhsan ke sana. Setelah tes tertulis dan wawancara, kk ikhsan tidak lolos dengan alasan umurnya belum genap 7 tahun.
Akhirnya kami harus mencari alternatif sekolah lain. Beberapa SDIT dan MI swasta coba saya survei. Faktor yang menjadi pertimbangan adalah, jarak antara sekolah dan rumah yang searah dengan kantor saya dan mas supaya gampang untuk urusan ngatar jemputnya. Kalau bisa sih di seputaran jalan kaliurang.
Akhirnya pilihan kami jatuh di MI Sultan Agung yang merupakan full day school. Setelah tes tertulis dan wawancara, alhamdulillah kk ikhsan lolos dan diterima di MI Sultan Agung.
Lokasi MI Sultan Agung hanya 10an menit dari kantor mas, jadi kalau berangkat sekolah kk ikhsan bisa bareng bapakna. Di sini, kelas 1 dan 2 belajar sampai jam 1 siang. Sementara kelas 3 sampai kelas 6 belajar sampai jam setengah 4 sore. Setiap hari anak-anak wajib ikut ekstra qiroati (baca tulis Al Quran). Sholat dhuha juga dilakukan setiap hari.
Selasa, 17 Desember 2013
berbahagia menjadi ibu yang kuat
ikhfan - anak kedua saya- sekarang usianya hampir 1,5 tahun. Waktu rasanya cepat bergulir saja. Saya masih sangat teringat masa-masa kehamilan dan kelahiran ikhfan. Sepertinya baru kemarin saja saya hamil dan melahirkan ikhfan.
ketika saya hamil ikhfan, saya mengalami hiperemesis gravidarum yaitu mual dan muntah hebat. Ini melebihi morning sickness. Ketika saya dinyatakan positif hamil, satu minggu kemudian serangan mual dan muntah hebat datang. Sama seperti ketika saya hamil kakak ikhsan (anak pertama) -5 tahun sebelumnya-, saya tidak bisa makan apa pun karena setiap saya makan selalu muntah. Dulu di kehamilan kakak ikhsan, saya tidak memaksa diri saya untuk tetap makan sehingga saya mengalami dehidrasi dan harus bedrest di klinik selama 3 hari. Belajar dari pengalaman itu saya "memaksa" untuk tetap makan dan men-sugesti diri bahwa bayi dalam perut saya membutuhkan makanan. Tapi perjuangan untuk tetap makan sangatlah berat, karena saya muntah hampir 10 kali dalam sehari. Praktis saya tidak bisa beraktivitas dengan bebas. Setiap selesai muntah, yang saya inginkan hanya tiduran di kasur sambil meringis menahan mual yang hebat di dalam perut.
Trimester pertama yang dihiasi dengan mual dan muntah hebat saya jalani sendirian karena kebetulan suami saya- sedang ditugaskan di australia. Obat mual dari dokter sama sekali tidak mengurangi mual dan muntah saya. Aktivitas saya di kantor juga terganggu, karena mual dan muntah bisa datang kapan saja. Teman-teman di kantor sampai rada "ngeri" kalau melihat saya muntah-muntah di toilet kantor. Tapi saya tetap harus ngantor juga.
Ketika suami saya pulang ke Indonesia, saya seperti mendapat kekuatan untuk melawan mual dan muntah hebat itu. Sentuhan tangan dan pelukan suami benar-benar membantu saya untuk tetap makan walau mual dan muntah akan datang setelah sayaa selesai makan.
Obat anti mual yang diberikan dokter sama sekali tidak membantu. Jika obat saya minum, rasa mual malah semakin menjadi, sehingga saya putuskan untuk tidak meminumnya.
Dukungan suami dan keluarga ternyata memberi dampak positif pada kehamilan saya. Saya juga tidak merasa lelah dan berat menjalani kehamilan kedua ini. Hal ini terbukti di trimester pertama, berat janin dan perkembangannya normal walau saya muntah-muntah hebat.
Kamis, 07 November 2013
belajar masak-masak
Dulu setiap kali baca postingan temen-temen tentang masakan, saya selalu "ngiri" sama mereka yang jago masak. Kalo di kantor ada temen yang cerita menu masakan mereka yang aneh-aneh, saya juga ngiri. Dah, ngaku saja deh, saya ini dari kecil tidak terbiasa memasak. Ibu saya tidak mewariskan resep-resep masakannya pada saya. Saya tau beres aja, kalao ibu masak di rumah, maksudnya saya tinggal makan aja tanpa bantu-bantu masak. Alhasil sampai saya menikah, tidak pinter masak. #beruntung dapet suami yang ga maksa saya pinter masak hehe...#
Pokoknya, sejak awal menikah kami seringnya beli makanan di luar dan saya belum punya hasrat untuk belajar masak. Sampai akhirnya, saya punya niat belajar masak karena keseringan ngobrol tentang makanan sama teman kantor saya-mba lisa-. Nah, Mba lisa ini jago masak. Mulai bikin aneka roti, kokies, puding dan aneka sayur. Mba lisa menawarkan baking class sama saya. Langsug saja saya iyakan,.. Bayangin ajah, ditawarin backing class tanpa modal apa-apa. Mba lisa yang nyediain bahan dan segala alat masaknya. Saya tinggal datang ke rumahnya saja hihi....
setelah beberapa kali baking class dengan mba lisa, saya mulai mencoba mempraktekkan beberapa resep sendiri di rumah. Resep yang saya coba adalah aneka kue kering dan brownies kukus. Sebelumnya saya mulai hunting peralatan bikin kukies mulai mixer, timbangan, cetakan, loyang, dan oven.
Brownies kukus yang pertama kali saya buat, saya suguhkan untuk acara arisan ibu-ibu dasawisma di rumah. Ternyata pada suka lho hehe...
selanjutnya yang jadi pencicipnya adalah kk ikhsan. Kalau kk ikhsan tidak hanya nyicip, karena dia bakalan makan 3-4 potong brownies.
Setelah brownies, aneka kue kering juga saya jajal. Kk ikhsan paling suka kalau diajak bikin kukies. Dia suka nimbang bahan, mbantuin mixer sampai nyetak adonan ke loyang. Nah, kalau kue-nya dah jadi, kk bakalan manggil temen-temen mainnya untuk datang ke rumah dan nungguin kue keluar dari oven dan minta langsung dimakan panas-panas. Sampai temen-temennya hapal, kalau saya bikin kukies, mereka pada datang ke rumah mau ikutan nyicip hehe...
Kukies buat anak-anak biasanya saya campurin sayuran atau buah dan gulanya juga tidak terlalu banyak. Sok pede aja bikin variasi resep kue keringnya. Yang penting terasa enak di lidah anak-anak.
Pokoknya, sejak awal menikah kami seringnya beli makanan di luar dan saya belum punya hasrat untuk belajar masak. Sampai akhirnya, saya punya niat belajar masak karena keseringan ngobrol tentang makanan sama teman kantor saya-mba lisa-. Nah, Mba lisa ini jago masak. Mulai bikin aneka roti, kokies, puding dan aneka sayur. Mba lisa menawarkan baking class sama saya. Langsug saja saya iyakan,.. Bayangin ajah, ditawarin backing class tanpa modal apa-apa. Mba lisa yang nyediain bahan dan segala alat masaknya. Saya tinggal datang ke rumahnya saja hihi....
hasil baking class bareng mba lisa
setelah beberapa kali baking class dengan mba lisa, saya mulai mencoba mempraktekkan beberapa resep sendiri di rumah. Resep yang saya coba adalah aneka kue kering dan brownies kukus. Sebelumnya saya mulai hunting peralatan bikin kukies mulai mixer, timbangan, cetakan, loyang, dan oven.
Brownies kukus yang pertama kali saya buat, saya suguhkan untuk acara arisan ibu-ibu dasawisma di rumah. Ternyata pada suka lho hehe...
selanjutnya yang jadi pencicipnya adalah kk ikhsan. Kalau kk ikhsan tidak hanya nyicip, karena dia bakalan makan 3-4 potong brownies.
Setelah brownies, aneka kue kering juga saya jajal. Kk ikhsan paling suka kalau diajak bikin kukies. Dia suka nimbang bahan, mbantuin mixer sampai nyetak adonan ke loyang. Nah, kalau kue-nya dah jadi, kk bakalan manggil temen-temen mainnya untuk datang ke rumah dan nungguin kue keluar dari oven dan minta langsung dimakan panas-panas. Sampai temen-temennya hapal, kalau saya bikin kukies, mereka pada datang ke rumah mau ikutan nyicip hehe...
Kukies buat anak-anak biasanya saya campurin sayuran atau buah dan gulanya juga tidak terlalu banyak. Sok pede aja bikin variasi resep kue keringnya. Yang penting terasa enak di lidah anak-anak.
bikin kukies coklat
paling seneng kalau mas juga ikutan sibuk di dapur
Kamis, 17 Oktober 2013
ikhfan 11-15 bulan
saya mau up date perkembangan ikhfan yang sudah lama banget tidak saya tulis di blog ini. Saat ini ikhfan menginjak usia 15 bulan. Ini beberapa foto dan perkembangan kemampuan motorik ikhfan.
* usia 11 bulan ikhfan sudah berani melangkahkan kakinya 2-3 langkah tanpa berpegangan.
*maemnya tetep MPASI homemade karya saya. Sangat lahap kalau disuapi dan selalu bilang, 'mam..mam..," ketika jadwal makannya tiba.
*baru bisa mengucapkan 1 kata dengan fasehnya: "mam..mam," ketika disuapi atau minta ASI.
*sudah bisa menggerakkan mobil-mobilan ketika bermain.
*umur 12 bulan, sudah bisa berjalan tanpa pegangan walau masih terlihat sempoyongan dan terkadang kehilangan keseimbangan.
* sudah tumbuh gigi 4 (2 gigi seri atas dan 2 gigi seri bawah)
*mulai belajar makan nasi lembek dan sop
*senang banget kalau diajak maen kakaknya
*tambah kosakata baru," apah." untuk menyebut bapak dan "tatah" untuk menyebut kakak.
*usia 13 bulan lebih senang berjalan daripada digendong
*kalau berjalan tidak bisa pelan, cenderung berlari jadi terlihat sempoyongan, bikin deg-degan yang ngliatin hehe...
*ga mau kalah sama kakak, suka berteriak kalau mainannya direbut
*suka main guling-gulingan di kasur sama kakak
* sudah makan nasi
*sudah bisa minum dari gelas langsung
*jumlah gigi 5
*sudah bisa memanggil saya dengan, "bu..uuh..."
*usia 14 bulan, sudah berjalan tegak tanpa jatuh.
*suka sekali makan nasi dan aneka sayur buatan saya. Menu favoritnya adalah sop, soto, semur, sayur lodeh, tahu, tempe,telur, daging dan ayam. kalau makan ikan masih alergi jadi skip dulu.
*lebih senang minum ASI langsung dari ibu daripada minum ASIP
*sudah bisa minum susu dari sedotan, jadi goodbye dot
*geraham kiri-kanan bawah mulai terlihat tumbuh.
*kosakata: "babah (=bapak), tatah (=kakak), buuh (=ibu), titih (=mba fitri asisten saya), pi (=api)
*usia 15 bulan, berjalan mengitari seantero rumah
*selalu minta makan ketika melihat orang makan
*mulai senang minum UHT
*senang banget nguber-nguber cicak di dinding
*selalu berjoged kalau denger musik
*suka dibacain buku sambil dibuka-buka sendiri
*geraham kiri-kanan atas mulai tumbuh
*kosakata: "taktak (=cicak), koto (=kotor), bah (=lebah), pupu (=kupu),empus (=kucing), hemoh (=sapi), ya (iya),mimik (=minum), papah (=sampah)
* usia 11 bulan ikhfan sudah berani melangkahkan kakinya 2-3 langkah tanpa berpegangan.
*maemnya tetep MPASI homemade karya saya. Sangat lahap kalau disuapi dan selalu bilang, 'mam..mam..," ketika jadwal makannya tiba.
*baru bisa mengucapkan 1 kata dengan fasehnya: "mam..mam," ketika disuapi atau minta ASI.
*sudah bisa menggerakkan mobil-mobilan ketika bermain.
*umur 12 bulan, sudah bisa berjalan tanpa pegangan walau masih terlihat sempoyongan dan terkadang kehilangan keseimbangan.
* sudah tumbuh gigi 4 (2 gigi seri atas dan 2 gigi seri bawah)
*mulai belajar makan nasi lembek dan sop
*senang banget kalau diajak maen kakaknya
*tambah kosakata baru," apah." untuk menyebut bapak dan "tatah" untuk menyebut kakak.
*usia 13 bulan lebih senang berjalan daripada digendong
*kalau berjalan tidak bisa pelan, cenderung berlari jadi terlihat sempoyongan, bikin deg-degan yang ngliatin hehe...
*ga mau kalah sama kakak, suka berteriak kalau mainannya direbut
*suka main guling-gulingan di kasur sama kakak
* sudah makan nasi
*sudah bisa minum dari gelas langsung
*jumlah gigi 5
*sudah bisa memanggil saya dengan, "bu..uuh..."
*usia 14 bulan, sudah berjalan tegak tanpa jatuh.
*suka sekali makan nasi dan aneka sayur buatan saya. Menu favoritnya adalah sop, soto, semur, sayur lodeh, tahu, tempe,telur, daging dan ayam. kalau makan ikan masih alergi jadi skip dulu.
*lebih senang minum ASI langsung dari ibu daripada minum ASIP
*sudah bisa minum susu dari sedotan, jadi goodbye dot
*geraham kiri-kanan bawah mulai terlihat tumbuh.
*kosakata: "babah (=bapak), tatah (=kakak), buuh (=ibu), titih (=mba fitri asisten saya), pi (=api)
*usia 15 bulan, berjalan mengitari seantero rumah
*selalu minta makan ketika melihat orang makan
*mulai senang minum UHT
*senang banget nguber-nguber cicak di dinding
*selalu berjoged kalau denger musik
*suka dibacain buku sambil dibuka-buka sendiri
*geraham kiri-kanan atas mulai tumbuh
*kosakata: "taktak (=cicak), koto (=kotor), bah (=lebah), pupu (=kupu),empus (=kucing), hemoh (=sapi), ya (iya),mimik (=minum), papah (=sampah)
nah, gini nih kalau kk-adik lagi kompak
dan si ibu serasa paling cantik hehehe...
Jumat, 04 Oktober 2013
be strong woman
3 minggu terakhir ini adalah hari-hari berat bagi saya. Sebagai ibu dan juga istri saya benar-benar diuji kekuatan dan kesabaran.Diawali keberangkatan eyang ke Mekah untuk naik haji, duo kk ikhsan- adek ikhfan panas dan muntah-muntah. Panas adek ikhfan mencapai angka 38,5 derajad celcius dan kk ikhsan 39.
Kk Ikhsan selalu muntah setiap 10 menit walaupun tidak ada makanan yang masuk ke perutnya. Kk Ikhsan juga mengeluh perutnya mual dan sakit. Malamnya saya dan mas sepakat membawa anak-anak ke rumah sakit. Berhubung baru 1 hari panas, jadi dokter belum bisa memberi diagnosa yang memuaskan. Kami hanya diberi obat turun panas dan obat anti mual.
Keesokan harinya keadaan adek ikhfan sudah membaik dan sudah mau turun mainan. Minum ASI-nya juga kuat. Sementara kk ikhsan panasnya masih bertengger di angka 37,5 drajad. Karena keadaan anak-anak kelihatannya mulai membaik, maka saya mengikhlaskan mas untuk pergi tugas ke Aceh selama 5 hari.
Saya mengambil cuti 3 hari untuk mengurus anak-anak. Kasian asisten saya kalau harus mengurus 2 anak yang sedang sakit bersamaan.
Kk Ikhsan selalu muntah setiap 10 menit walaupun tidak ada makanan yang masuk ke perutnya. Kk Ikhsan juga mengeluh perutnya mual dan sakit. Malamnya saya dan mas sepakat membawa anak-anak ke rumah sakit. Berhubung baru 1 hari panas, jadi dokter belum bisa memberi diagnosa yang memuaskan. Kami hanya diberi obat turun panas dan obat anti mual.
Keesokan harinya keadaan adek ikhfan sudah membaik dan sudah mau turun mainan. Minum ASI-nya juga kuat. Sementara kk ikhsan panasnya masih bertengger di angka 37,5 drajad. Karena keadaan anak-anak kelihatannya mulai membaik, maka saya mengikhlaskan mas untuk pergi tugas ke Aceh selama 5 hari.
Saya mengambil cuti 3 hari untuk mengurus anak-anak. Kasian asisten saya kalau harus mengurus 2 anak yang sedang sakit bersamaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
akhir desember tahun 2013 yang lalu saya mendapat undangan pertemuan darmawanita di kantornya mas. Sebenarnya saya agak males datang karena ...
-
hmm..ceita tentang angka TIGA dalam kehidupan saya, yang pertama saya adalah anak keTIGA dalam keluarga saya. Kedua orang tua saya menyematk...
-
Setiap orang pasti ingin berubah menjadi lebih baik. Tapi perubahan tidak akan terjadi kalau tidak dimulai. Tidak sedikit orang yang nyaman...











