Rabu, 13 Januari 2010

jadi koki cilik



weekend minggu kemaren, saya iseng-iseng bikin kookies fingerfood buat ikhsan. Nih anak emang demen ama kokies made in ibu'na hehe....
berhubung akhir-akhir ini ikhsan susye banget maem sayur, jadi saya bikin kookies bayam. Saya mencampurkan bayam ke kookies. Bayamnya saya iris tipis-tipis dan saya isi-in ke kookies-nya.

acara bikin kookies tambah seru karena ikhsan ngotot pengen ikutan bikin.
"ikhsan bikin kue bu..," pintanya.
awalnya saya ragu-ragu, ni anak mau bantu atau ngisruh ya?
akhirnya saya kasih dia garpu dan saya kasih contoh mbentuk kookies.
eh, ga nyangka ikhsan dengan cepet ngerti dan membentuk kookies dengan rapi.

setelah kookiesnya jadi dan keluar dari oven..
ikhsan dengan pede langsung ngicipi sambil bilang,"ikhsan bikin kue..."
saya dan mas tersenyum mendengar komentarnya.

sementara itu krucil-krucil temen-temen ikhsan dah menunggu di depan rumah buat ngicipin tuh kookies. Pasalnya ikhsan woro-woro ke temen-temen maennya kalau ibu'na bikin kookies. Alhasilnya kookies yang barusan keluar dari oven langsung diserbu anak-anak...
kata mereka," hmm.. enak."

giliran saya yang ge-er, mendengar itu hehe...

Selasa, 05 Januari 2010

untuk belahan jiwa-ku

belahan jiwa
kujumpai kau kala mendung menutupi jiwaku
kau seterang rembulan
yang meredupkan amarah
kau seperkasa mentari pagi
sesegar embun yang menyejukkan hati
kau secerah pelangi
mewarnai jalan kehidupanku

belahan jiwa
ingin ku dekap kau dalam hembusan angin
yang menerbangkan semua suka cita kita
dalam cinta
sampai ke langit ketujuh

05.01.10

Selasa, 08 Desember 2009

rabu seru!-24

kali ini mau ikutan acara Rabu seru di http://tingkahanak.com/ temanya membaca. Poto ini diambil bulan mei 2008, jadi kira-kira saat ikhsan umur 11 bulan.
Sampai sekarang di umurnya yang 2,5 tahun, ikhsan senang dengan buku. Setiap kali ketemu buku selalu bilang," bu, diwacake," (bu, dibacain)sambil menyorongkan buku ke arah saya.
kalau diajak ke toko buku sudah bisa milih sendiri buku yang mau dibeli.




weekend di rumah mbah kakung

weekend kemaren kami rame-rame bertandang ke rumah mbah kakung di bantul tepatnya di kecamatan pleret. Sudah hampir 3 minggu kami tidak ke sana. Sudah dapat ditebak kalau mbah kakung dan mbah putri kangen berat sama ikhsan. Ikhsan adalah cucu yang kedelapan dan yang paling kecil. Jadi paling lucu kayaknya hehe.
di rumah mbah kakung ada mas mukhsin dan mbak ida, ini adalah cucu simbah kakung dari budhe eni. Mereka memang tinggal bareng mbah kakung dan mbah putri. Alhamdulillah ada mereka, jadi mbah kakung dan mbah putri punya kanca.

Saya sendiri, sangat menikmati suasana pedesaan pleret. Hamparan sawah yang hijau benar-benar menyejukkan mata. Udaranya juga masih segar,masih banyak pepohonan yang besar.



kebetulan hari minggu kemaren adalah hari minggu pon. Nah biasa pada hari-hari pasaran pon, kliwon adalah hari pasaran pasar pleret. Jadi di pasar bakalan rame.Trus mas ngajakin saya dan ikhsan jalan-jalan ke pasar pleret.
"Ayo, jeng ke pasar pleret. Mumpung hari pasaran, mesti rame," ajak mas.
saya setuju, dan selanjutnya mas, saya, ikhsan dan mbak ida meluncur ke pasar pleret. Benar saja pasarnya gede dan rame banget.

Di pasar ini pedagangnya beragam, tidak hanya sayuran saja yang dijual tapi ada juga yang menjual ayam, ikan hias, burung, kelinci juga kambing. Kebayang kan ramenya tuh pasar?
ikhsan seneng banget liat-liat kambing dan kelinci.





Nah kalau ke pasar jangan lupa beli jajan pasar. Jajan pasar yang khas disini adalah jenang, jadah dan wajik. Gatot, tiwul dan gethuk juga ada.
Berhubung saya dan ikhsan demen sama jajanan pasar macem gitu,langsung deh ngeborong he.he..
Pokoke yummy deh

Kamis, 26 November 2009

dongeng sebelum tidur

rutinitas menjelang tidur yang jarang terlewatkan adalah mendongeng buat ikhsan. Saya biasa menceritakan kisah-kisah jaman nabi atau rasul seperti kisah raja abrahah dengan pasukan gajah-nya, sapi betina-nya bani israil, nabi yunus yang ditelan ikan paus sampai nabi yusuf yang dibuang ke sumur oleh sodara-sodaranya. Sejak ikhsan mulai "ngeh" diajak ngobrol, mungkin sekitaran umur 1 tahunan, saya rutin mendongeng menjelang ikhsan tidur.

cerita yang jadi favorit ikhsan adalah kisah raja abrahah dan sapi betina bani israil. Saking seringnya saya cerita tentang itu, sampai-sampai ikhsan hafal setiap kalimat, intonasi dan jeda yang saya ambil.
Sekarang di saat kami berdua sudah berbaring di kasur, saya terkadang meminta ikhsan bercerita kepada saya tentang raja abrahah atau pun sapi betina.

"ikhsan, ibu dicritani raja abrahah dik,"pinta saya sambil berbaring miring menatap ikhsan.
biasanya ikhsan tanpa mengiyakan permintaan saya langsung memulai ceritanya.
Dan inilah kisahnya versi ikhsan:

raja abrahah pasukan gajah
raja abrahah datang ke mekah
mau ngrusak ka'bah
sampai di mekah, ketemu burung ababil
bawa krikil dari neraka
kecil-kecil
puanas banget
trus krikile dijatuhke ke gajah
debug...debug
trus gajahe mati
raja abrahah kalah deh
ga jadi ngerusak ka'bah


Usai bercerita, ikhsan biasanya terdiam beberapa saat. Tak lama kemudian pelan-pelan matanya terpejam dan bobok-lah dia dengan nyaman.
Ah, ternyata tidak susah ngajak ikhsan bobo...

Selasa, 17 November 2009

cukur

pergi ke salon atau ke tukang cukur rambut belum pernah dilakoni ikhsan. Setiap kali potong rambut, yang biasa jadi tukang cukur ya bapakna. Tapi akhir-akhir ini semakin susah nyukur rambut ikhsan. Si kangmas udah menyerah kalau disuruh jadi tukang cukur, maklum peralatan yang dipakaicuma sederhana jadi ga bisa cepet & rapi.

Akhirnya malam minggu kemaren saya dan mas bertekad ngajak ikhsan ke tukang cukur langganannya mas. Niat dalam hati mau "nggunduli" ikhsan. Alasan kita karena di kepala ikhsan banyak banget ditemuin biang keringat di rambutnya itu jadi tuh anak sering merasa kegatelan dan garuk-garuk kepala sampai lecet. Kasian kan?
sampai di tukang cukur, ikhsan mulai keder & ngajak pulang. Tapi begitu liat bapakna dicukur, ikhsan jadi anteng.

Nah giliran ikhsan mau dicukur langsung deh pecah tangisnya dan teriak2 ngajak pulang. Untung tukang cukurnya dah biasa nangani anak kecil yang ga mau cukur jadi santai aja liat tingkah ikhsan.
berhubung saya dah niat banget, sembari gendong ikhsan saya minta tukang cukurnya untuk memulai "aksinya". Ga sampai 5 menit kepala ikhsan dah plontos & tangisnya pun mereda setelah acara cukurnya selesai.
"penak to? ora loro(enak kan, ga sakit)?" tanya tukang cukurnya.
ikhsan cuma jawab, "he eh." sambil senyum.

saya dan mas lega liat ikhsan senyum-senyum dan ga nangis lagi setelah keluar dari tempat cukur. Sepanjang jalan ikhsan memegang-megang kepalanya sambil ngomong dengan bangga," ican cukur kaya bapak."
Ga terlihat sisa-sisa ketakutan dan tangis bombay-nya ketika dicukur tadi.

before



after

Jumat, 06 November 2009

oleh-oleh

hari sabtu kemaren kangmas pulang dari luar kota. Dulu biasanya kalau mas pulang dari luar kota saya & ikhsan pasti kebagian oleh-oleh. Nah karena hampir tiap bulan si kangmas keluar kota, jadi jarang deh menyempatkan diri beli oleh-oleh buat kita yang di rumah. Alasannya sih klise, jadwalnya padat dan ga sempat jalan-jalan. Padahal si ikhsan bisa dipastikan selalu menagih oleh-oleh tiap kali mas sampai rumah. Untuk mengantisipasi biasanya saya yang nyiapin oleh-oleh mainan buat ikhsan. Kalau pas njemput mas, tuh mainan saya bawa trus saya kasih ke mas dan begitu sampai rumah langsung deh kangmas kasih tuh maenan ke ikhsan. Ikhsan seneng banget," oleh-oleh," gitu teriaknya. hii... lucu kan?
Kalau sudah gitu, ikhsan pengennya nempel terus sama mas. Pengennya dolanan & njajal maenan barunya bareng sama mas. Kompak deh bapak sama anak..



Sekarang, kalau mas keluar kota saya nagih minta dibeliin oleh-oleh. Lha abisnya si kangmas suka ga kepikiran beli deh. Namanya juga perempuan, kalau dikasih barang dari suami kan sueneng walau kadang barangnya cuma sepele. Dan kemaren saya dibeliin tas sama gelang. Weh lumayan dan surprise banget, soalnya mas bilang ga sempat beli oleh-oleh. Eh, pas bongkar-bongkar koper nemu tuh oleh-oleh hehe..
Makasih ya mas...