Kamis, 22 Desember 2016

selamat hari Ibu

Setiap orang pasti punya kenangan tentang Ibu. Ada juga yang mengidolakan Ibu-nya dan pengen seperti Ibu-nya setelah berkeluarga kelak. Ibu memang orang pertama yang kita kenal di dunia. Bukankah  dari air susunya kita dapat bertahan hidup dunia? cara Ibu mengajarkan kita tentang kehidupan juga berbeda-beda. Begitu juga dengan Ibu saya.

Setelah saya menjadi Ibu, saya baru tahu alasan mengapa dulu alm. Ibu sangat-sangat cerewet mengatur anak-anak dan keluarga. Ibu saya adalah perempuan bekerja yang multi tasking. Jaman saya kecil, Ibu selalu memasak sendiri untuk keluarga dan menyediakan aneka cemilan sebelum berangkat ke kantor. Pokoknya Ibu memastikan di rumah tersedia makanan untuk anak-anak baru beliau berangkat kantor.

Selasa, 20 Desember 2016

Nonton film “SING”


Mengawali liburan akhir tahun ini, hari minggu kemarin saya mengajak Ikhsan dan Ikhfan nonton film SING di bioskop. Awalnya cuma bertiga aja karena mas suami lagi keluar kota, tapi trus teringat sahabat saya yang juga dekat sama Ikhsan Ikhfan untuk ikutan gabung nonton biar lebih seru. Akhirnya saya ngajak tante Rini untuk ikutan.


Saya memilih menonton di CGV Blits di Jwalk yang jam 11 siang. Seneng nonton di sana karena menurut saya ini bioskop ramah buat penonton anak. Tidak terlalu penuh sehingga nanti kalau pas film sudah diputar dan Ikhfan mulai berjalan-jalan di antara kursi penonton tidak ada yang protes hehe...
Untuk bekal, saya sudah nyiapin makan siang adek Ikhfan, biar dia tidak begitu rewel kalau di pertengahan film merasa lapar. Kalau untuk kakak Ikhsan, ntar cukup beli popcorn aja di sana.

Nah, ini saya tulis garis besar review film SING yang kemaren kami tonton.

Kamis, 15 Desember 2016

Sapaan Hangat di Pagi Hari



Ada orang yang bilang jika kita mengawali hari dengan senyum maka hari kita akan indah tapi jika kita mengawali hari dengan marah maka it will be a bad day. Pernah ngalami ga? Ketika bangun pagi dan mood kita bagus, rasanya hati ini enteng aja mengawali aktivitas. Tapi kalau kita bangun kesiangan, uring-uringan dan tergesa-gesa berangkat beraktivitas, biasanya ada saja barang yang ketinggalan dan rasa hati jadi “kemrungsung”.
 
Kejadian ketinggalan barang karena tergesa-gesa dan hati kemrungsung sudah beberapa kali dialami mas suami dan ikhsan. Yang pertama karena ikhsan keasyikan liat film kartun menjelang berangkat sekolah ga terasa sudah jam setengah tujuh. Karuan aja bapaknya bersiap ngebut. Begitu mobil berangkat, saya baru ngeh kalau tas sekolah Ikhsan ketinggalan. Waduh..., saya telp mas suami kalau tas Ikhsan ketinggalan dan saya minta berhenti akan saya susulkan. Akhirnya saya pun jadi ikut tergesa-gesa dan ngebut mbawain tas. Untungnya baru jalan sekitar 1 km dari rumah jadi masih bisa kesusul.