Sekarang saya mengalami proses menyusui kali keduanya dalam hidup saya. Dan ternyata pengalaman untuk menyusui dan memberi ASI ekslusif bagi kedua anak saya berbeda. Di tahun 2007 kala saya menyusui ikhsan, saya belum mendapat informasi yang banyak mengenai manajemen laktasi bagi bayi. Setelah melahirkan, saya juga tidak mendapat informasi bagaimana penatalaksanaan ASIP jika ingin memberi ASI eksklusif bagi bayi. Saya malah banyak mendapat informasi dari googling di internet.
Waktu itu, saya hanya tahu kalau harus nyetok ASIP sebelum cuti habis. Jadi saya memompa ASI hanya beberapa hari sebelum masuk kerja. Alhasil saya hanya punya stok 2-3 botol ASIP saja. Berhubung jarak rumah-kantor cukup dekat, dalam pikiran saya nanti saya bisa pulang untuk menyusui ikhsan. Di awal-awal masuk kerja memang saya bisa pulang jam 11 siang untuk menyusui dan kembali lagi ke kantor jam 1an. Tapi ternyata pekerjaan di kantor semakin banyak dan saya tidak bisa meninggalkan kantor sebelum jam istirahat makan siang. Rasanya saya selalu deg-degan saja karena stok ASIP di rumah yang menipis dan saya tidak bisa pulang lebih awal untuk menyusui. Alhamdulillah dengan perjuangan yang cukup melelahkan saya bisa memberi ASI eksklusif selama 6 bulan buat ikhsan.




